Rumah
Jawa dengan pintu gebyok! Wow, sebuah rumah modern dengan
keunikan gaya klasik yang eksotis. Betapa tidak, hari gini punya rumah dengan
pintu gebyok yang terkesan ruwet dengan ukiran tapi unik dan indah dengan gaya
ukiran khas yang terbuat dari kayu.
Rumah dengan pintu gebyok yang terkesan
kokoh yang terbuat dari kayu jati kelas wahid merupakan prestise tersendiri di
zaman yang sudah terkontaminasi dengan pengaruh gaya desain minimalis yang
mengandalkan serba praktis, simple dan sederhana ini. Karena hembusan desain
beberapa tahun belakangan ini orang sudah mulai meninggalkan gaya desain yang
rumit-rumit, desain rumah yang menghabiskan waktu dalam proses pengerjaan serta
biaya.
Zaman memang sudah bergeser bung, namun
bagi penikmat dan peminat desain gaya klasik masih ada, dan akan mempertahankan
gaya khas keklasikannya. Desain klasik belum tentu ketinggalan zaman, desainklasik belum tentu jadul dan tidak modern tapi desan klasik akan bergerak
menjadi trend lagi seiring perkembangan zaman, termasuk juga desain indah rumah
dengan “pintu gebyok”.
Desain
gebyok kalo boleh saya ngomong dengan pendapat pribadi saya, merupakan warisan
budaya tak ternilai harganya yang setara dengan batik. Sayang UNESCO belum
pernah meneliti dan mengetahui kalo keeksotikan desainpintu gebyok setara dengan keeksotikan warisan budaya batik.
Seandainya mereka tahu….Wow..keagungannya bagi para penikmatnya akan lebih
indah dari batik.
Gebyok bukan hanya sebuah kerajinan
dalam seni ukir mengukir namun lebih dari semua itu. Gebyok merupakan sebuah
karya agung warisan nenek moyang kita di dalam kejeniusan dalam berkreatifitas
khususnya dalam seni ukir-mengukir di kayu. Apalagi sebuah kayu yang di
aplikasikan di dalam sebuah pintu. Merupakan karya yang luar biasa. Bukan,
karya biasa.
Keeksotikan gebyok, jika Anda tahu
nilai-nilai luhur di dalamnya sebuah desain yang tidak lekang oleh gilasan
waktu dan zaman. Sebuah desain yang patut di apresiasi bernilai tinggi.
Bernilai sejarah dan budaya yang mencerminkan kehebatan bangsa Indonesia masa
lampau dalam berkarya mendesain sebuah pintu yang khas yaitu pintu gebyok.
Sebuah pintu dengan desain tiada duanya di dunia ini. Sebuah imajinasi yang
hanya di dalam tempurung kepala yang langsung di aplikasikan kedalam kayu.
Rata-rata orang-orang zaman dahulu,
termasuk nenek moyang kita, ketika mencipatakan suatu karya tidak harus ada di
dalam hitam di atas putih, tapi mampu menghasilkan sebuah karya yang patut di
acungi jempol. Karya yang langsung di buat dan tanpa harus menggunakan
corat-coret dahulu di atas kertas, termasuk karya gebyok dengan elegannya, bagi
pemiliknya.
Budaya rumah dengan nuansagebyok di Indonesia pengaruh terbesar ada di pulau Jawa
khususnya daerah Kudus serta Jepara. Dari Jepara dan Kudus inilah asal muasal
budaya rumah gebyok ada. Penggunaan rumah gebyok di masa jaya-jayanya sudah
merata pada semua elemen perabot rumah tangga hingga bangunan. Semua aksesoris
bangunan termasuk penggunaan almari, dinding pembatas, desain jendela dan pintu
semuanya beraroma dengan budaya gebyok atau ukir-ukiran khas kota Jepara dan
Kudus tersebut.
Bahkan aplikasi gebyok bukan hanya untuk
rumah, namun bangunan masjid serta pernak-perniknya semuanya menggunakan hiasan
ukiran ala gebyok. Mulai dari mimbar untuk khotbah, tempat rak penyimpanan
Alquran, hingga tiang masjid khas Soko Guru juga berhiaskan keindahan ukiran
gebyok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar